Arsip Berita



Kick Off Meeting Roadmap Pencahayaan Lampu LED

Lampu light emitting diode (LED), yaitu teknologi lampu yang mempunyai efisiensi dan usia pemakaian yang paling tinggi merupkaan salah satu upaya konservasi energi yang menjanjikan. Dibandingkan compacted fluorescent lamp (CFL) atau lampu swa-balast, lampu light emitting diode (LED) mempunyai beberapa kelebihan yaitu efisiensi, usia, dan color rendering yang lebih baik serta tidak mengandung zat merkuri yang berbahaya. Selain itu, efisiensi lampu LED lebih tinggi 25% hingga 75% dan ketahanan pencahayaan lebih baik walau telah digunakan 4.000 jam. Penggunaan LED akan mengurangi peningkatkan efisiensi energi, menghemat tagihan listrik, dan mengurangi emisi di sektor ketenagalistrikan. Oleh karena itu, pasar lampu LED berkembang pesat dengan penjualan di 2019 lebih dari 343 juta unit dan diprediksi akan terus meningkat menjadi 1 miliar unit di 2030. Namun, lebih dari 110 juta unit penjualan di 2019 berasal dari impor.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (P3TEK) bekerjasama dengan Direktorat Konservasi Energi - Kementerian ESDM, United Nations Development Programme (UNDP), dan United Nations Environment Programme (UNEP) melaksanakan kegiatan Advancing Indonesia’s Lighting Market to High Efficient Technologies (ADLIGHT) terkait penyusunan Roadmap Pengembangan Pencahayaan LED untuk menjadi acuan dalam pengembangan lampu LED, mendorong pertumbuhan industri LED dan mendorong pertumbuhan industri EEL (Energy Efficient Lighting) dalam negeri.

Pada kick-off meeting kegiatan tersebut (6/5), Direktur Konservasi Energi meminta kegiatan ini dapat sinergi dengan agenda Kementerian ESDM terkait net zero emission di sektor energi. Pada kesempatan yang sama, Kepala P3TEK menyampaikan bahwa roadmap akan memotret kondisi industri lampu LED dalam negeri meliputi produksi teknologi, jumlah dan tipe LED yang ada di pasaran, kondisi pasar dan Tantangan yang dihadapi dengan target akhir berupa rekomendasi intervensi kebijakan. Kegiatan penyusunan roadmap ini akan dilaksanakan selama 7 bulan hingga November melalui rangkaian kegiatan berupa survei industri dalam negeri, serta focus group discussions dengan industri, kementerian, dan lembaga yang membuat kebijakan.

Copyright © 2020 Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi
Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi
JL.Pendidikan No.1, Pengasinan, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16340
Telp. +62 (021) 80634050 - 51 Fax. +62 (021) 80634058 - 59